
Konda, 14/02/2026/ – Memasuki hari kedua, rangkaian Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) MAN 1 Konawe Selatan bergeser ke alam terbuka. Bertempat di Kawasan Agrowisata California, Cialam Jaya, Kecamatan Konda, kegiatan ini mengusung tema besar : “Membentuk Generasi Pemimpin yang Tangguh dalam Tantangan dan Peduli Lingkungan dalam Semangat Ekoteologi.”
Suasana asri Agrowisata dipilih untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda, di mana para calon pemimpin tidak hanya ditempa secara intelektual, tetapi juga didekatkan dengan alam sebagai ciptaan Tuhan.
Tiga Pilar Materi Utama :
Pada sesi ini, para peserta disuguhi materi yang mendalam untuk memperkuat karakter dan cara pandang mereka:
1. Moderasi Beragama: Pemimpin yang Inklusif oleh utusan Kanwil Kemenag Prov. Sultra, Darwin. Materi ini menekankan pentingnya sikap tawasut (tengah-tengah) dalam beragama. Peserta diajak untuk memahami bahwa pemimpin di madrasah harus menjadi perekat keberagaman dan penggerak toleransi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

2. Pemuda Masa Kini: Tangguh Menghadapi Tantangan oleh utusan Kanwil Kemenag Prov. Sultra, Budiman, S.Pd. Sesi ini mengupas tuntas profil pemuda ideal di era digital. Peserta dibekali strategi untuk tetap tangguh, inovatif, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi dinamika organisasi yang kian kompleks.

3. Harmoni Manusia dan Alam (Semangat Ekoteologi) oleh Owner Agrowisata California, Cialam Jaya, Konda, La Mimin, S.E. Menjadi ruh dari tema hari ini, materi ini mengajarkan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari manifestasi iman. Peserta diajak memahami konsep ekoteologi—di mana kepemimpinan yang baik adalah yang mampu melestarikan alam sebagai titipan Sang Pencipta.

Kegiatan di Agrowisata ini ditutup dengan kegiatan refleksi alam (outbond), di mana para peserta melakukan pengamatan langsung terhadap ekosistem di sekitar Agrowisata sebagai bentuk implementasi materi Harmoni Manusia dan Alam.
