
Konda (21/02/2026) – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, MAN 1 Konawe Selatan terus memperkuat kolaborasi demi memastikan kenyamanan ibadah dan efektivitas belajar siswa. Hal ini diwujudkan melalui rapat koordinasi antara jajaran guru, staf tata usaha, PTP, dan Pengurus Komite Madrasah yang berlangsung khidmat di lingkungan madrasah hari ini.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah antara pihak madrasah dan orang tua siswa dalam mengawal seluruh rangkaian kegiatan pendidikan serta penguatan karakter religius yang akan berlangsung.
Dalam rapat tersebut, MAN 1 Konawe Selatan dan Komite menyepakati beberapa poin strategis untuk memaksimalkan hari-hari di bulan Ramadan:
- Penguatan Kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) yang dikemas dalam format Pesantren Ramadan dengan durasi khusus 3-4 hari.
- Sinkronisasi Pembelajaran & Ibadah: Memastikan seluruh guru tetap memberikan materi yang esensial dengan durasi waktu yang telah disesuaikan dengan suasana puasa. Disepakati bahwa meskipun waktu dipersingkat, kualitas penyampaian materi tetap menjadi prioritas utama.
- Dukungan Sarana oleh Komite: Pengurus Komite berkomitmen penuh mendukung kebutuhan operasional madrasah, termasuk penyediaan fasilitas penunjang untuk kegiatan pesantren kilat dan buka puasa bersama yang akan datang
Kepala MAN 1 Konawe Selatan menegaskan bahwa kehadiran pengurus Komite dalam rapat ini merupakan bentuk dukungan moral dan material yang luar biasa bagi madrasah.
Senada dengan hal tersebut Ketua Komite MAN 1 Konawe Selatan juga menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para guru. Bagi Pengurus Komite, kolaborasi erat ini adalah kunci utama agar pendidikan karakter yang ditekankan selama bulan suci benar-benar mampu menyentuh hati dan mengubah perilaku para siswa menjadi lebih baik.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga suasana madrasah tetap kondusif, religius, dan penuh semangat hingga penghujung bulan suci. Dengan sinergi yang kuat, MAN 1 Konawe Selatan optimis target pembelajaran dan pembentukan karakter siswa dapat tercapai secara maksimal.


