SEKILAS INFORMASI
: - Monday, 25-05-2026
  • 5 tahun yang lalu / Selamat datang di portal resmi MAN 1 Konawe Selatan MAN 1 Konawe Selatan Bisa, Maju dan Terdepan
Isra Mikraj : Logika Berhenti, Iman Berlari

Oleh : Meutia Sahara Putri Salego, S.Pd. (Guru Akidah Akhlak MAN 1 Konsel)

Peristiwa Isra Mikraj seringkali dianggap sebagai kisah sejarah biasa yang dibahas setiap tahun. Namun, jika kita melihatnya dengan kacamata “Gen-Z” atau perspektif modern, perjalanan Nabi Muhammad SAW ini sebenarnya adalah pesan tentang healing, dan pentingnya menepi sejenak dari hiruk-pikuk dunia.

Pernah merasa berada di titik terendah? merasa dunia terlalu berisik dan beban di pundak rasanya sudah overload? Kita ternyata tidak sendirian.
​Sebelum peristiwa Isra Mikraj terjadi, Nabi Muhammad SAW mengalami masa yang disebut Amul Huzni (Tahun Kesedihan). Beliau kehilangan dua support system terbesarnya: Khadijah RA (istri tercinta) dan Abu Thalib (paman sekaligus pelindung beliau). Secara psikologis, ini adalah fase burnout dan duka yang luar biasa.

​Di sinilah Isra Mikraj hadir sebagai “The Best Gift from Allah.”
Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu ke Sidratul Muntaha. Ini adalah cara Allah menunjukkan bahwa: Bumi mungkin terasa sempit bagimu, tapi semesta-Ku sangat luas.

Hal ini menjadi pengingat buat kita bahwa saat masalah terasa buntu, kadang kita butuh memperluas pandangan. Jangan cuma fokus pada masalahnya, tapi fokus pada betapa besarnya Allah yang memegang kendali atas segalanya.

Oleh-oleh paling berharga dari perjalanan ini adalah perintah Shalat 5 waktu. Dalam bahasa sekarang, Shalat bisa kita maknai sebagai momen “Mode Pesawat” dari dunia.

Shalat Subuh menjadi momen kita memantapkan niat untuk memulai hari, lalu Shalat Zuhur & Ashar menjadi ruang untuk mengisi ulang energi di tengah kesibukan, kemudian Shalat Maghrib & Isya sebagai momentum refleksi diri dan bersyukur atas hari yang sudah dilalui.
Shalat adalah cara kita melakukan “Mikraj” kecil setiap hari, yaitu naik sejenak meninggalkan urusan dunia untuk mencurahkan isi hati langsung kepada Sang Pencipta.

Isra Mikraj adalah pengingat bahwa seberat apa pun hidup di bumi, kita selalu punya akses langsung ke “Langit”. Jangan sampai koneksi internet kita kencang, tapi koneksi ke Allah malah buffering.
Ushi Nafsi Wa Iyyakum.

Selamat Memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad

1 komentar

Astuti A., Friday, 16 Jan 2026

Selamat Memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad

Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

MAPS SEKOLAH

Agenda